Maid café yang terletak di Akihabara, Jepang, menarik para pengunjung dari seluruh dunia dengan budaya "moe" yang unik, tetapi hambatan bahasa sering mempengaruhi pengalaman pelanggan asing. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan teknologi Pixie Dust Technologies mengembangkan "VUEVO Display" layar terjemahan transparan, dan melakukan uji coba di at-home café, bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan komunikasi ini, sehingga pengunjung dapat menikmati kebahagiaan dari interaksi dengan para pelayan.
VUEVO Display adalah produk inovatif yang berasal dari Universitas Tsukuba, mendukung terjemahan instan dalam lebih dari 100 bahasa. Perangkat ini menampilkan subtitle melalui layar transparan, dengan cara penyajian yang alami dan lancar, seperti saat menonton film. Dengan demikian, pelanggan dapat berkomunikasi dengan pelayan tanpa perlu menunduk melihat ponsel. Desain transparan juga memastikan bahwa kedua belah pihak dapat melihat dengan jelas, sehingga pelanggan dapat mengamati ekspresi dan gerakan pelayan dengan jelas, menciptakan pengalaman interaksi visual dan emosional yang lebih harmonis. Khusus untuk kosakata unik bahasa Jepang seperti "萌萌噠", layar akan menampilkan sebagai "MOEMOE", mempertahankan kesenangan bahasa sambil menambah keakraban dalam interaksi.
at-home cafe sekarang mengelola 10 cabang di Tokyo dan Osaka. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Jepang, proporsi pelanggan asing di toko Tokyo sekitar 10% hingga 15%, di mana sebagian besar adalah wisatawan Asia. Meskipun pihak toko telah menyediakan menu dalam bahasa Inggris dan glosarium dasar, serta melatih para pelayan untuk berbahasa Inggris, istilah yang digunakan selama proses peran seringkali melampaui materi pelajaran biasa. Misalnya, kalimat dari pelayan "Izinkan saya memberikan sihir agar omelet nasi ini menjadi lebih enak!" tidak hanya penuh dengan nuansa dramatis, tetapi juga menciptakan daya tarik situasi yang kental, sehingga metode terjemahan tradisional sulit untuk sepenuhnya menangkap nada dan suasana ini. VUEVO Display secara efektif mengisi kekurangan ini, memungkinkan pelanggan asing untuk lebih baik terintegrasi ke dalam keseluruhan pengalaman.
Hasil uji coba awal mendapat tanggapan yang sangat positif. Pelanggan umumnya menyatakan bahwa perangkat ini mudah digunakan dan dapat secara efektif mengatasi hambatan bahasa, tanpa mengurangi kesenangan interaksi. Tim operasional at-home cafe berharap untuk memperkuat layanan melalui teknologi ini, agar wisatawan dari berbagai negara dapat merasakan daya tarik unik dari "budaya moé" Jepang.



