Garrett Crochet baru-baru ini berpindah dari Chicago White Sox ke Boston Red Sox, menunjukkan kemampuan pitching yang mengesankan, terutama dengan penampilan luar biasa di musim 2024 yang mendapatkan perhatian besar. Sebagai rookie pilihan pertama dari draft 2020, Crochet telah meroket dengan kecepatan yang mengejutkan di Major League dan berhasil beralih menjadi starting pitcher di tahun 2024, tanpa diragukan lagi menjadi kekuatan baru di dalam tim Red Sox.
Meskipun dibatasi oleh strategi tim, jumlah inning yang dimainkan Crochet di musim sebelumnya lebih sedikit, tetapi data luar biasa tentang performanya di lapangan sangat meyakinkan: di liga, angka 12.88 K/9-nya menjadi yang tertinggi di antara pitcher pemula, dengan performa FIP dan xFIP yang juga memimpin, menunjukkan kemampuannya dalam menekan pukulan lawan. Dalam konteks ini, Red Sox memutuskan untuk merekrutnya melalui transaksi 4 untuk 1 dan memberinya kontrak 6 tahun senilai 170 juta, yang jelas menunjukkan bahwa tim memiliki harapan yang tinggi terhadapnya.
Penampilan Crochet terus menunjukkan peningkatan di musim ini. Sejak menjadi starter, dia telah menyelesaikan delapan inning tanpa kebobolan, dan dalam 16 penampilan sebagai starter, dia mencatatkan waktu pitching 102.1 inning dan 125 strikeout, yang merupakan angka tertinggi di Major League. Selain itu, ERA, FIP, dan xFIP-nya stabil di tujuh besar, sementara fWAR-nya juga mencapai angka tiga digit, menunjukkan potensinya untuk menjadi pitcher puncak.
Dalam hal teknik pitching, gaya Crochet juga berkembang seiring pengalaman yang ia alami. Di awal kariernya, pitching-nya terutama mengandalkan fastball, kemudian ia mulai mengubah mekanisme pitching untuk meningkatkan vertikal displacement fastball-nya. Setelah menjalani operasi TJ, ia semakin mengoptimalkan sudut pitching dan kombinasi jenis pitch, secara bertahap memperkenalkan senjata baru seperti cutter dan changeup, membuat kombinasi pitching-nya semakin bervariasi dan meningkatkan kesulitan bagi pemukul saat berhadapan dengannya.
Dalam musim 2024, meskipun kecepatan fastball sedikit menurun, performa dari slider, curveball, dan changeup justru semakin menonjol. Meskipun tingkat swing-and-miss pada fastball tetap unggul, penggunaan jenis-jenis umpan lainnya menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama penggunaan sinker yang membuatnya tetap memiliki kekuatan untuk mengendalikan lawan, terutama saat menghadapi pemukul tangan kiri. Perubahan data ini menunjukkan bahwa penyesuaian strategi pelemparan Crochet jelas memainkan peran penting dalam kinerja berkelanjutannya di lapangan, serta memberikan kedalaman dan kestabilan yang lebih besar pada rotasi pelempar Red Sox.



