Chicago Bulls baru-baru ini mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak selama empat tahun senilai 100 juta dolar dengan Josh Giddey. Meskipun harga ini sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan Giddey, namun tetap lebih tinggi dari tawaran awal Bulls. Kesepakatan ini juga menunjukkan perubahan halus di pasar pemain bebas terbatas, membawa sedikit harapan bagi pemain-pemain sejenis lainnya.
Selama musim off-season tahun ini, masa depan empat pemain yang dibatasi sebagai agen bebas menjadi sorotan, dan menjelang bulan September, para pemain ini harus membuat pilihan penting. Giddey berhasil mencapai kesepakatan dengan Bulls, yang tentu saja merupakan kemajuan relatif dalam proses ini. Menurut laporan, Bulls dalam negosiasi dengan Giddey akhirnya mencapai kesepakatan yang lebih baik dibandingkan dengan kontrak awal yang ditawarkan sebesar 80 juta dolar AS untuk empat tahun. Meskipun kontrak tersebut masih di bawah harapan Giddey yang menginginkan gaji tahunan sebesar 30 juta dolar AS, kedua belah pihak telah saling mengalah dan mencapai kesepakatan kompromi yang sesuai.
Josh Giddey dipilih oleh Oklahoma City Thunder di urutan keenam dalam draft 2021, dan selama musim rookie-nya, ia menunjukkan potensi yang serba bisa. Meskipun kemampuannya dalam menembak masih perlu ditingkatkan, ia telah berhasil mencatat rata-rata 12,5 poin, 7,8 rebound, dan 6,4 assist per pertandingan. Dengan perkembangan keterampilan di tahun keduanya, datanya meningkat menjadi 16,6 poin, 7,9 rebound, dan 6,2 assist. Namun, di tahun ketiganya, seiring dengan peningkatan prestasi keseluruhan Oklahoma City Thunder, waktu bermain dan kontribusi Giddey berkurang, membuatnya tidak mendapatkan kesempatan untuk perpanjangan kontrak lebih awal seperti beberapa pemain sebayanya, dan akhirnya ia diperdagangkan ke Chicago Bulls untuk memfasilitasi kebutuhan strategis Alex Caruso.
Untuk Bulls, kedatangan Giddey jelas menjadi dorongan besar dalam meningkatkan kekuatan tim. Melihat kembali penampilannya musim lalu, dia menunjukkan performa yang cukup menakjubkan di paruh kedua musim, dengan angka yang melonjak menjadi 21,2 poin, 10,7 rebound, dan 9,3 assist per pertandingan, serta persentase tembakan yang mencapai standar yang sangat baik, dengan mudah masuk ke 170 Club. Meskipun situasi pasar sedikit lesu, yang menyebabkan Giddey tidak memperoleh tawaran yang lebih tinggi, tetapi transaksi ini tetap memiliki makna positif bagi perkembangan masa depan Bulls.
Meskipun kontrak Giddey di pasar yang sepi saat ini tidak sesuai harapan, dia setidaknya berhasil menjaga martabatnya, yang memungkinkannya untuk terus berpengaruh di kalangan pemain bebas terbatas. Selain itu, perhatian juga akan terus tertuju pada hasil negosiasi antara pemain bebas terbatas lainnya, Jonathan Kuminga, dan Warriors.



