Dalam koleksi musim gugur dan musim dingin 2026-27, Brioni kembali menekankan esensi pakaian dengan keseimbangan antara potongan, tekstur, dan suasana. Koleksi ini berpusat pada beberapa lokasi yang memiliki keterkaitan mendalam dalam sejarah brand, mengubah suasana budaya lokal menjadi bahasa gaya yang dapat dikenakan, serta menginterpretasikan ritme kehidupan pria yang beragam melalui berbagai bahan dan lapisan.
Karya musim ini menggabungkan elemen formal dan kasual, dengan nada desain yang tetap terjaga, namun penuh dengan perhatian terhadap detail. Perpaduan antara jas double-breasted dan atasan rajut yang halus menghadirkan keindahan yang lembut dan terstruktur untuk gaya berpakaian musim dingin. Jaket militer, mantel puffer, dan mantel panjang yang bisa dipakai dua sisi semakin memperluas aspek fungsional, sekaligus mempertahankan kesan potongan yang bersih, mencerminkan perpindahan antara kehidupan perkotaan dan alam.


Seri ini menggunakan bahan yang tetap menjaga standar tinggi. Dari rambut unta, kasmir, hingga bahan pelapis ganda yang ikonis dari merek ini, setiap tekstur dipilih dengan hati-hati, tidak hanya memenuhi kebutuhan akan kehangatan di musim ini, tetapi juga mencerminkan postur dan kualitas si pemakai. Perlu diperhatikan adalah seri Mountain Capsule, yang dibangun menggunakan kasmir teknologi dan wol Baby Lacaune untuk menciptakan jaket dan item rajut, tidak hanya memiliki atribut fungsional, tetapi juga menyuguhkan nuansa mewah yang tenang, menawarkan kemungkinan interpretasi baru untuk gaya outdoor musim gugur dan dingin.


Dalam hal nuansa, Brioni musim ini terinspirasi oleh matahari terbenam di Roma dan arsitektur batu, mempersembahkan warna-warna lembut seperti ungu terong, mawar asap, hijau merak, merah burgundi, dan ungu blueberry, serta mengatur keseimbangan visual keseluruhan dengan berbagai lapisan abu-abu. Pilihan warna ini tidak mencolok, namun memiliki keberadaan yang jelas, menghadirkan ritme yang halus dalam gaya berpakaian berlapis.


Koleksi pakaian malam melanjutkan bahasa ikonik dari Brioni. Gaun tuxedo dengan desain kain berlapis ganda mempertahankan struktur yang rapi secara visual, sekaligus menampilkan pesona maskulin yang halus di momen formal melalui detail seperti bordir payet, beludru, dan kain jacquard. Desain-desain ini tidak ada untuk mencolok, tetapi untuk memberikan pemakainya ekspresi percaya diri yang effortless.


Dalam hal aksesori, desain tas musim ini menggunakan kulit lembut sebagai tema utama, dengan garis-garis yang sederhana, dan detail yang mencerminkan bahasa estetika logo octagonal dari merek tersebut. Sementara itu, sepatu mengandalkan teknik Goodyear, mengutamakan dukungan struktur dan kenyamanan saat dipakai, sehingga cocok dipadankan dengan pakaian formal maupun gaya sehari-hari.





