Ketika membahas tentang Dakar Rally, hal pertama yang terlintas adalah padang pasir yang luas membentang, serta deretan truk besar, kendaraan off-road, dan sepeda motor. Bahkan, Land Rover mungkin juga muncul dalam pikiran. Namun, sebenarnya produsen mobil tersebut tidak pernah berpartisipasi dalam acara ini sebagai tim pabrikan. Sebaliknya, Camel Trophy yang juga terkenal dengan tantangannya adalah arena utama dari produsen mobil, karena acara ini sudah ditetapkan pada pertengahan tahun 80-an untuk diikuti oleh Land Rover. Ini sering menyebabkan kebingungan antara kedua acara tersebut, karena banyak orang yang mengira salah satu adalah yang lainnya, padahal sebenarnya itu tidaklah sama!

Sebelum membahas tentang Defender yang ikut serta dalam Dakar Rally kali ini, saya ingin berbagi sedikit informasi. Defender sekarang sudah menjadi merek independen (Range Rover dan Discovery juga sudah menjadi merek independen), tidak lagi menjadi salah satu lini kendaraan di bawah Land Rover. Langkah ini membuat mereka memiliki posisi yang lebih jelas di pasar—Range Rover menargetkan segmen premium, Discovery lebih fokus pada pelanggan keluarga yang praktis, sedangkan Defender tetap berpegang pada semangat off-road yang kokoh. Jadi, menggunakan Defender untuk berpartisipasi dalam Dakar adalah pilihan yang paling tepat.


Mobil balap Defender D7X-R yang berpartisipasi dalam perlombaan di Dhaka ini dimodifikasi dari Defender OCTA, namun tetap mempertahankan gearbox, perangkat transmisi, serta mesin V8 twin-turbo berkapasitas 4,4 liter. Namun, untuk memenuhi kebutuhan perlombaan Skenario, tentu saja ada peningkatan tertentu yang dilakukan, termasuk sistem suspensi khusus yang dikembangkan bersama Bilstein, mampu menahan berbagai tingkat tantangan melompat. Mobil ini juga dilengkapi dengan mode penerbangan bernama Mode Penerbangan, yang dirancang untuk memastikan kendaraan ini bisa mendarat dengan stabil setelah melompat di atas bukit pasir tanpa merusak sistem transmisi. Sistem rem telah ditingkatkan menjadi spesifikasi kinerja tinggi dengan kaliper enam piston di depan dan empat piston di belakang, untuk menghadapi kejadian tak terduga. Dari segi desain, mobil ini menggunakan bodi panjang Defender 100, tetapi jarak antara sumbu roda depan dan belakang diperpanjang selama 60mm, dan bodi juga sedikit ditinggikan, sehingga meningkatkan jarak ground clearance, serta dilengkapi dengan ban berukuran 35 inci.






