Sejak 2022, H. Moser & Cie. memecahkan pola tradisional dari jam tangan mewah dengan meluncurkan bab pertama dari seri Pioneros de la Triple Vacuna Genesis sebagai awal dari trilogi Génesis. Karya ini tidak hanya menginovasi desainnya, tetapi juga mengintegrasikan teknologi blockchain dan NFT di intinya, melambangkan pertemuan pertama antara tradisi dan dunia digital. Saat itu, hanya diproduksi 50 unit, terbatas untuk sekelompok kolektor terpilih, menjadikannya sebagai mekanisme koleksi jam tangan mewah berbasis Web3, yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri.

Desain jam tangan Genesis dari koleksi Brave Innovator ini sangat futuristik, menampilkan dial dalam Vantablack® yang menyerap cahaya, dipadukan dengan jarum dan bezel bergaya piksel yang menciptakan kesan jarak dari dunia nyata, menonjolkan konsep virtual dan futuristik, serta menggabungkan identitas digital yang terhubung dengan NFT. Proposal ini menjadi tantangan bagi pasar saat itu, tetapi berhasil menarik perhatian banyak kolektor dan media, serta membuka jendela dialog dengan generasi baru kolektor.

Dua tahun kemudian, H. Moser & Cie. menghadirkan bab kedua dari seri Génesis — Streamliner Génesis 2. Karya baru ini juga terbatas pada 100 eksamplar, tetapi tidak lagi berfokus pada elemen virtual, melainkan menjauh dari narasi digital, kembali pada esensi dari tekstur fisik dan keterampilan pembuatan jam, dengan fokus pada sentuhan, berat, dan kehadiran.
Streamliner Genesis 2 melanjutkan bahasa desain geometris ikonik dari seri ini, dengan struktur casing berbentuk bantal berukuran 40 mm yang terbuat dari stainless steel. Kaca safir melengkung mengalir alami hingga gelang stainless steel yang terintegrasi, mempertahankan siluet aerodinamis klasik dari merek ini dan perhatian ergonomisnya. Kali ini, sebuah mahkota yang terbuat dari metal titanium yang dicetak 3D telah ditambahkan secara khusus, yang tidak hanya menjaga detail sentuhan metalik dari bab pertama, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nuansa futuristik dari keseluruhan desain.

Bagian jam terus menggunakan lapisan teknologi Vantablack®, material buatan yang menyerap 99,965% cahaya, dianggap sebagai salah satu material tergelap di dunia. Ketika dipakai, jam ini menciptakan efek visual yang sangat murni dan hampir tak berbatas. Dengan jarum jam dan menit yang dirancang secara piksel, serta penambahan dekorasi Globolight®, karakter dari generasi pertama tetap terjaga, sambil mencapai persepsi yang lebih terkendali dan estetika yang lebih tenang.
Pada inti dari gerakan ini, Streamliner Genesis 2 menggunakan gerakan otomatis HMC 203, yang diproduksi oleh merek itu sendiri. Gerakan ini memiliki diameter 32 milimeter dan ketebalan 5.5 milimeter, serta dilengkapi dengan sistem penggulangan otomatis dua arah tipe kalajengking dan rotor padat dari emas 18K, yang menyediakan cadangan daya minimal selama 3 hari. Plat gerakan menampilkan desain yang sebagian kerangka, dikelilingi dengan motif garis ganda ikonik dari Moser dan perlakuan permukaan berwarna abu-abu, di mana setiap detail telah dipahat dengan hati-hati, mencerminkan keahlian pembuatan jam tangan yang solid dari merek ini.

Ketahanan terhadap air mencapai 120 meter, dan kepraktisannya juga telah meningkat, cukup untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari. Penampilan keseluruhan didominasi oleh desain minimalis, tetapi setiap detail telah dipertimbangkan dengan cermat, bergema di setiap sudut dengan tema futuristik dan kembalinya ke material dari seri Genesis.

Sama seperti dalam karya sebelumnya, koneksinya terletak pada bahasa desain dan konteks naratif. Streamliner Genesis 2 bukan sekadar perpanjangan dari rilis pertama, melainkan terjemahan material dari semangat karya sebelumnya. Jika dikatakan bahwa Genesis tiga jarum yang berani adalah kunci untuk membuka pintu virtual, maka Genesis 2 adalah proses memasukkan imajinasi ke dalam stainless steel, bertindak sebagai jembatan transformasi antara yang digital dan yang nyata. Keduanya menampilkan kontras yang kuat, tetapi dipamerkan dengan cara yang kohesif, menciptakan narasi yang utuh.

Desain crown di sisi kanan ini adalah salah satu penghubung paling jelas antara dua generasi karyanya. Genesis 2 menggunakan crown titanium yang dicetak 3D sama seperti pada produk pertama, mempertahankan kontur geometris yang seolah terpixel dan logo merek M, sehingga memastikan bahwa baik bentuk visual maupun tekstur metalnya konsisten dengan yang pertama, menciptakan resonansi yang jelas antara keduanya dan semakin memperkuat konsistensi desain seluruh koleksi.

Dalam hal nilai koleksi, hal ini semakin diperkuat oleh kelangkaan dan mekanisme khususnya. Genesis 2 tidak tersedia untuk dijual kepada publik; hanya ada 100 unit yang dibatasi, di mana hanya 50 pemilik pertama yang dapat melakukan pre-order dan menerima undangan untuk memilih satu orang lagi sebagai pendamping, sehingga masuk ke dalam lingkaran eksklusif yang terbatas ini. Sistem ini, di mana para kolektor secara pribadi memilih penerus mereka, menjadikan jam tangan ini sebagai kelanjutan dari sebuah cerita dan semakin memperkuat koneksi yang mendalam antara merek dan para kolektor.
H. Moser & Cie. memilih untuk mengembangkan produk mereka melalui trilogi dramatis, di mana setiap jam tidak ada dalam isolasi, tetapi membentuk struktur naratif yang saling terhubung dan progresif. Genesis 2, sebagai bab kunci, memberikan jawaban mendalam, baik dalam desain maupun teknik dan emosi, kepada pendahulunya, dan memberikan ruang bagi imajinasi di bab ketiga. Dari narasi teknologi Web3 hingga interpretasi material, merek ini dengan jelas menggambarkan kemungkinan lain dalam dunia jam tangan kontemporer.

Bagi para kolektor yang sudah memiliki karya pertama dari Genesis, Genesis 2 jelas bukan sekadar perpanjangan dari seri ini, melainkan bab penting yang tak boleh terlewatkan dalam seluruh sejarahnya. Dengan desain yang luar biasa dan jumlah yang terbatas, karya ini, terangkai dalam sistem koleksi eksklusif, memiliki nilai artistik sekaligus potensi untuk dihargai seiring waktu. Bagi para kolektor, ini bukan sekadar sebuah karya, tetapi juga sebuah kisah temporal yang dapat dilihat.



