Ant Group baru-baru ini resmi memasuki bidang robot humanoid, dan anak perusahaannya, Shanghai Ant Lingbo Technology Co., Ltd. (Robbyant), memperkenalkan robot humanoid R1 di Shanghai untuk pertama kalinya. Robot R1 ini sudah mulai diproduksi massal dan telah dikirim ke berbagai pelanggan, termasuk Museum Sejarah Shanghai, menunjukkan bahwa perusahaan fintech sedang mendorong teknologi AI ke batasan baru dalam aplikasi dunia nyata.
R1 memiliki berat 110 kilogram, tinggi berkisar antara 1,6 hingga 1,75 meter, kecepatan bergerak di bawah 1,5 meter per detik, dan dilengkapi dengan 34 derajat kebebasan. Berbeda dengan pesaing lainnya yang lebih fokus pada desain mekanis, Ant Group lebih mengutamakan kecerdasan robot, dengan produk yang dilengkapi sistem penggerak model AI besar yang dikembangkan secara mandiriBaiLing.
Robot ini mampu menjalankan berbagai tugas sehari-hari, termasuk berfungsi sebagai pemandu wisata, membantu apotek dalam memilah obat-obatan, memberikan konsultasi medis dasar, bahkan dapat membantu dengan pekerjaan dapur yang sederhana. Melalui model White Dove, R1 dapat memanfaatkan AI berbasis cloud untuk memberikan dukungan keputusan, perencanaan proses, serta mempelajari tugas-tugas baru, memiliki fungsi yang mirip dengan asisten digital.
Dalam mengendalikan biaya, Ant Group memilih untuk menggunakan chip Tiongkok yang lebih terjangkau untuk melatih model AI mereka, yang semakin meningkatkan kemampuan pengendalian mandiri. Komponen utama R1 berasal dari berbagai pemasok Tiongkok, termasuk produsen modul sendi Ti5 Robot, serta Galaxea AI yang diinvestasikan oleh Ant. Ke depannya, perusahaan juga berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan inovasi robot, Unitree, dan perusahaan publik di Shanghai, Orbbec.
Analisis oleh ahli terkenal Andy Mok menyatakan: Produksi fisik mungkin mudah untuk dialihdayakan, namun, mengembangkan model AI yang stabil dan skalabel adalah kunci keberhasilan.
Mengenai alasan mengapa perusahaan fintech masuk ke pasar robot humanoid, CEO Robbyant, Zhu Xing, menyatakan bahwa misi Ant Group adalah untuk membuat hidup lebih nyaman, baik dalam hal pembayaran, keuangan, maupun layanan publik digital. Dia percaya bahwa robot humanoid akan menjadi wadah inovatif bagi penyebaran chatbot AI dan asisten AI yang lebih luas, Setelah robot humanoid memasuki rumah di masa depan, mereka tidak hanya akan dapat melakukan pekerjaan rumah, tetapi juga menjadi otak yang super pintar..
Dalam beberapa tahun terakhir, Ant Group secara aktif bertransformasi menjadi perusahaan AI. Selain mengembangkan model besar buatan sendiri bernama Bai Liang, mereka juga terjun ke layanan kesehatan dengan meluncurkan aplikasi kesehatan AQ yang mampu menganalisis riwayat medis dan memberikan saran kepada dokter. Selain itu, mereka juga mengakuisisi platform medis online asal Tiongkok, Hao Daifu Wang.
Saat ini R1 sedang diuji coba di berbagai lokasi seperti restoran dan pusat perawatan, namun Ant Group belum memberikan informasi rinci mengenai harga atau tanggal penjualan. Dipahami bahwa R1 tidak akan dijual sebagai produk independen, melainkan akan dibundel dengan Solusi Pengaturan Lingkungan yang lebih luas, dan model generasi kedua juga sedang dalam pengembangan.
Tujuan jangka panjang perusahaan adalah agar R1 dapat menjadi pendamping rumah tangga dan tenaga kesehatan, membantu pengguna menangani urusan sehari-hari serta manajemen kesehatan. Investasi ini mencerminkan arah kebijakan pemerintah Tiongkok yang melihat robot humanoid sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi Kekuatan Produksi Baru.



