Puig yang menaungi brand fashion Jean Paul Gaultier, baru-baru ini resmi mengumumkan bahwa desainer asal Belanda, Duran Lantink, telah ditunjuk sebagai Direktur Kreatif yang baru. Pengumuman ini menandai era baru dalam kolaborasi untuk brand tersebut sejak pendirinya, Jean Paul Gaultier, pensiun pada tahun 2020. Sebelumnya, brand ini menggunakan koleksi haute couture sebagai platform untuk mengundang berbagai desainer menafsirkan gaya unik JPG, termasuk Glenn Martens, Haider Ackermann, Nicolas di Felice, dan Simone Rocha. Para desainer ini masing-masing memberikan pandangan kreatif mereka terhadap warisan Jean Paul Gaultier.
Dalam beberapa tahun terakhir, merek Jean Paul Gaultier berhasil bangkit kembali dan mendapatkan dukungan besar dari generasi muda. Sejak menghentikan lini pakaian siap pakai pada tahun 2014, merek ini fokus pada koleksi haute couture, tetap mempertahankan ciri khas potongan yang dramatis dan desain yang playful. Melalui kolaborasi dengan sosok kreatif seperti Lotta Volkova dan Shayne Oliver, mereka sukses menghidupkan kembali lini pakaian siap pakai, terus menampilkan daya tarik avant-garde yang ikonik.
Duran Lantink adalah Direktur Kreatif pertama tetap Jean Paul Gaultier setelah pengunduran dirinya. Ia merupakan lulusan Gerrit Rietveld Academie dan Sandberg Instituut di Amsterdam. Awalnya, ia berfokus pada teknik penjahitan tradisional, namun kemudian beralih menggunakan bahan stok lama dan kain bekas untuk melakukan upcycle, menciptakan siluet campuran yang inovatif. Pada tahun 2018, celana panjang yang ia desain untuk MV Janelle Monáe PYNK dalam vagina mencuri perhatian dan menjadi titik balik dalam kariernya. Duran telah mendapatkan pengakuan luas di industri, memenangkan penghargaan seperti British Council, Andam Fashion Award, dan 2025 Woolmark Prize. Merek eponimnya berpartisipasi dalam Paris Fashion Week ready-to-wear pada Oktober 2023. Pada koleksi terbaru musim gugur/dingin 2025, atasan latex yang mencolok memicu diskusi hangat di media sosial.
Jean Paul Gaultier menunjukkan penghargaan tinggi atas penunjukan Duran Lantink, memuji energi dan sikap bermainnya yang mengingatkan pada masa-masa awal karier desainnya, serta menggambarkan Duran sebagai anak nakal baru di dunia mode. Duran menyatakan bahwa menjadi direktur kreatif adalah sebuah kehormatan besar baginya. Ia mengungkapkan rasa hormat dan kekagumannya yang mendalam terhadap Gaultier, menggambarkan Gaultier sebagai puncak dari semangat kreatif dan keahlian luar biasa, yang terus mendorong batasan serta memadukan berbagai bahasa mode.
Duran Lantink akan segera memamerkan koleksi ready-to-wear pertamanya yang dirancang untuk Jean Paul Gaultier di Paris Fashion Week mendatang, sementara pameran haute couture perdananya dijadwalkan pada Januari 2026. Merek Jean Paul Gaultier berharap dapat menunjukkan arah kreativitas dan pesona yang baru di bawah arahan Duran.



