Bagi Hublot, kolaborasi bukan sekadar kerja sama, tetapi merupakan bagian dari bahasa kreasi. Merek sudah mengintegrasikan Seni yang Terintegrasi dalam setiap karyanya, baik itu dalam dialog seni dengan Richard Orlinski, Maxime Plescia-Buchi, Takashi Murakami, atau Samuel Ross, maupun dalam rangka mempromosikan prinsip ramah lingkungan melalui seri SORAI dan arloji Nespresso yang terbuat dari alumunium daur ulang. Hublot terus-menerus menerobos batasan tradisional pembuatan jam dengan kreativitas yang lintas sektor.
Pada tahun 2024, Daniel Arsham berkolaborasi dengan Hublot untuk menciptakan MP-16 Arsham Droplet, sebuah jam saku yang dapat diubah menjadi liontin atau jam meja, menjadikan pembuatan jam mewah sebagai sebuah eksperimen budaya. Dialog tentang waktu dan materi ini kini resmi hadir di pergelangan tangan 戴 — MP-17 Meca-10 Arsham Splash, jam tangan dari titanium dan safir biru yang terinspirasi dari percikan air yang mekar seketika, menggabungkan safir transparan dan titanium yang diproses dengan pasir mikro, menghasilkan sebuah karya seni mekanik yang memiliki nuansa patung dan daya tahan 10 hari.

Produk baru ini memiliki diameter casing 42 mm dan daya tahan air hingga 50 meter, dengan desain garis yang berfokus pada aliran organik. Cincin safir matte biru, punggung transparan, dan logam titanium yang mengkilap menciptakan efek visual transparan yang terintegrasi. Detail khas Hublot seperti enam baut berbentuk H, telinga jam tiga dan sembilan yang tiga dimensi, serta pengait lipat logam titanium berbentuk H, semuanya dipertahankan, hanya saja telah melalui proses pelunakan yang membuatnya tampak seolah dibentuk oleh aliran air.

Focal visual yang paling mencolok adalah sebuah Bentuk Pembukaan Seperti Percikan Air di permukaan jam tangan, hasil evolusi desain dari jam saku Droplet, yang memungkinkan pemakainya untuk melihat struktur internalnya. Jarum jam, jarum menit, angka, skala menit, jarum detik di posisi jam 9, dan indikator cadangan daya di posisi jam 3, semuanya diproses dengan Super-LumiNova hijau ikonis dari Arsham, menciptakan pengenalan yang jelas di malam hari.

Jam tangan ini dilengkapi dengan mesin penggerak manual HUB1205 yang dirancang secara kompak, berasal dari sistem yang sama dengan Big Bang Meca-10, dengan mempertahankan fitur ikonik daya tahan 10 hari (240 jam). Ketebalan mesin adalah 6,8 mm dan diameter 33,5 mm, terdiri dari 264 komponen, termasuk 29 batu ruby, yang memungkinkan masa pakai yang super lama melalui dua kotak penggerak. Frekuensi getarnya adalah 3 Hertz dan dilapisi dengan PVD abu-abu serta jembatan berlubang yang menunjukkan nuansa mekanis yang kuat.

Struktur keseluruhan jam tangan ini dipenuhi dengan kesan udara dan efek transparansi, dengan konsep seni dari Arsham yang juga tercermin pada strap karet—permukaan hitam yang diproses dengan teknik Charmille dihiasi dengan tanda tangan pribadinya, memberikan kenyamanan dan stabilitas saat dipakai. Dilengkapi dengan gesper lipat dari titanium berbentuk H, menjadikannya fungsional sekaligus stylish.

Daniel Arsham menggambarkan karya terbaru ini sebagai Biarkan bentuk geometri air dan konsep abstrak waktu bersatu dalam mekanika.. Juli Tornare, CEO Hublot, menyatakan: MP-17 bukan sekadar jam tangan baru; ia adalah sebuah dialog mendalam dengan seni..
MP-17 Meca-10 Arsham Splash hanya tersedia dalam 99 unit, dengan harga ritel yang disarankan sebesar HKD 495,800, akan dijual di butik resmi Hublot dan pengecer resmi.



