HTC akhirnya resmi meluncurkan kacamata pintar AI pertamanya, VIVE Eagle, di Hong Kong. Acara peluncuran hari ini (10 Desember) juga menampilkan secara eksklusif fitur AI terbaru dan rincian kolaborasi lokal. Kacamata ini mengusung desain ringan dan stylish, dilengkapi dengan pengalaman asisten AI yang kuat. Pengguna bisa mengontrolnya dengan suara natural, mengambil foto, mendengarkan musik, dan melakukan terjemahan—sebuah perangkat wearable yang bisa dipakai setiap hari dan berfungsi sebagai sekretaris AI.

HTC bekerja sama dengan 1O1O, csl, SmarTone, dan Puyi Optical untuk menghadirkan layanan 5G dan layanan pemesanan kacamata profesional. Layanan satu atap ini meliputi semua langkah dari mencoba kacamata, pemeriksaan mata, hingga layanan purna jual yang sangat lengkap. Ditambah lagi, ada penawaran khusus dan kupon HK$500 untuk pemesanan kacamata di Puyi, yang sangat bermanfaat bagi pengguna dengan resep kacamata.

VIVE Eagle akan diluncurkan resmi pada tanggal 11 Desember, dengan harga retail yang disarankan sebesar HK$3,988. Tersedia dalam empat warna: merah, coklat, abu-abu, dan hitam, yang terdiri dari varian kacamata hitam dan lensa transparan anti-blue light, cocok untuk penggunaan jangka panjang saat beraktivitas di luar ruangan maupun bekerja.

Asisten AI dan pengalaman suara
VIVE Eagle mengadopsi arsitektur AI terbuka, terintegrasi secara mendalam dengan Google Gemini, menjadikannya asisten AI bergerak yang tergantung di depan mata. Dengan menggunakan Hai VIVE, kamu bisa menambahkan jadwal ke Google Calendar, mencatat lokasi parkir kendaraan, atau bahkan memilih kafe di Central yang memiliki ulasan terbaik secara langsung. Perangkat ini mendukung dialog berkelanjutan dengan suara alami serta fitur memori cerdas, sehingga kamu tidak perlu mengulangi perintah setiap kali; ia juga akan mengingat poin-poin penting yang kamu sebutkan sebelumnya dan membantumu mengeluarkannya lagi di lain waktu. Saat ini, kontrol suara hanya mendukung Mandarin dan Inggris, dan pihak resmi merencanakan untuk menambahkan bahasa Kanton di paruh pertama tahun 2026, sebuah titik peningkatan kunci bagi pengguna di Hong Kong.

Memotret, menerjemahkan, dan situasi sehari-hari
Dilengkapi dengan kamera ultra-lebar 12 juta piksel, bersama dengan asisten suara VIVE AI, kamu bisa mengambil foto dengan suara tanpa perlu mengeluarkan ponsel saat berbelanja, bepergian, atau bersepeda, sehingga dapat merekam momen dari sudut pandang orang pertama. Dalam hal terjemahan, mendukung lebih dari 40 bahasa yang dapat diterjemahkan secara langsung, sehingga kamu bisa memotret dari papan nama hingga menu restoran dan langsung membaca terjemahan, sangat cocok bagi wisatawan dari Hong Kong yang suka mengunjungi banyak negara dalam sekali perjalanan.

Desain, Pemakaian, dan Keamanan Privasi
VIVE Eagle super ringan, hanya 49 gram, dirancang dengan bingkai yang sesuai untuk bentuk wajah orang Asia serta nose pad yang dapat disesuaikan, sehingga nyaman untuk digunakan dalam waktu lama. Selain lensa matahari ZEISS, tersedia juga pilihan lensa transparan anti-blue light yang mendukung UV400, anti-refleksi, dan mengurangi cahaya biru, cocok untuk para pekerja kantoran yang menggunakan komputer dalam waktu lama sebagai kacamata sehari-hari. Dalam hal privasi, HTC menekankan bahwa semua data pengguna diproses secara anonim, tanpa pelacakan perilaku ataupun digunakan untuk pelatihan AI, data disimpan secara lokal dengan enkripsi AES-256, ditambah dengan lampu LED pemberitahuan saat merekam dan sertifikasi keamanan internasional, memberikan perlindungan privasi yang lebih baik dibandingkan dengan kacamata pintar lainnya.


Pengalaman audio dan daya tahan
Dalam hal audio, desain headphone ini mengusung gaya terbuka dengan driver berukuran besar yang dilengkapi teknologi bass virtual, menawarkan keseimbangan antara pengalaman stereo dan privasi. Saat mendengarkan musik atau menjawab telepon di jalan, suara tetap jelas dan Anda tetap bisa merasakan bunyi di sekitar. Dilengkapi dengan mikrofon arah dan penyaringan kebisingan lingkungan, Anda dapat berbicara dengan jelas bahkan di tengah keramaian Mong Kok atau stasiun. Baterai 235mAh memberikan masa siaga hingga 36 jam dan sekitar 4,5 jam untuk mendengarkan musik terus-menerus. Dengan pengisian cepat magnetis, hanya dalam 10 menit, Anda bisa mendapatkan kembali setengah daya baterai, cukup untuk kebutuhan sehari-hari.




